Laman

Jumat, 02 Agustus 2013

KEJU DI DUNIA

Keju adalah makanan kuno yang sudah diproduksi sejak zaman prasejarah walaupun tidak ada bukti pasti kapan pembuatan keju pertama kali dilakukan.Masyarakat prasejarah mulai meninggalkan gaya hidup nomaden (impian lama yang kembali menggila)dan beralih menjadi beternak kambing, domba maupun sapi.Dengan beternak, masyarakat mulai mengenal susu dan kegunaannya. Persediaan susu pun jadi meningkat sehingga orang-orang mulai menyimpannya dalam bejana tanah liat ataupun kayu. Karena kebersihan yang kurang, terkena sinar matahari secara langsung atau terkena panas dari api maka susu dalam bejana tersebut menjadi asam dan kental.Setelah dicoba ternyata susu tersebut masih dapat dimakan.Itulah pertama kalinya manusia menemukan keju krim asam (sour cream cheese).
Nah setelah mengetahui sejarah tentang pertama keju ditemukan, Sekarang ada berapa jenis keju sebenarnya di dunia ini. Mari kita ulas satu persatu

. bagi para pecinta makanan lembut yang kaya cita rasa ini, tidak asing jika mendengar nama namaKEJU yang ada dibawah ini.
Pertama yaitu Keju Ricotta  adalah keju segar dari Italia yang dibuat dari air dadih sisa pembuatan keju lain yang dimasak lagi. Ricotta berasal dari kata bahasa Latin yaitu "recocta" yang berarti "dimasak lagi". Keju ini diproduksi di seluruh daerah di Italia. Ricotta dapat dimakan begitu saja.Keju ini memiliki rasa yang tidak terlalu manis dengan tekstur yang lembut dan warna yang putih seperti salju.yummi.
Kedua keju Emmental, Emmentaler, Emmenthal, atau Emmenthaler adalah keju dari Swiss yang dibuat dengan susu sapi mentah dan memiliki banyak lubang atau "mata" yang berukuran besar. Keju ini dikenal sebagai "keju Swiss" di Amerika Utara. Keju bolong bolong ini kerapkali kita jumpai pada saat cartoon tom and jerry atau cartoon cartoon lainnya. Keju dengan fisik berlubang besar besar ini disebut sebagai keju swiss.
Ketiga Keju Cheddar adalah keju yang relatif keras, berwarna kuning pucat hingga putih gading, dan kadang-kadang memiliki rasa yang kuat. Keju ini berasal dari desa Cheddar di Somerset, Inggris dan merupakan keju yang paling populer di Britania Raya. Keju Cheddar telah dibuat tiruannya secara luas, baik di Inggris, maupun di negara-negara lain seperti Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Kanada, dan Islandia. Di sebagian besar negara-negara di dunia umumnya tersedia keju "Cheddar" dalam berbagai bentuk. Keju Cheddar juga merupakan salah satu keju yang paling umum tersedia dan digunakan di Indonesia sebagai bahan kue dan makanan. Nah untuk keju yang satu ini pasti nama keju cheddar sudah tak asing lagi bagi para penikmat keju, Karena memang kebanyakan keju yang dijual dipasaran adalah bentuk keju cheddar yang saat ini kita bahas. Maka dari itu keju cheddar lebih mendunia daripada keju keju yang lainnya.
Keempat
 keju Stilton adalah keju dari negara Inggris yang dibuat dengan menggunakan susu sapi yang dipasteurisasi (adalah sebuah proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme merugikan seperti bakteri, virus, protozoa, kapang, dan khamir.) dan memiliki tekstur yang bercorak biru karena penambahan jamur pada proses pembuatannya. Keju Stilton memiliki bentuk silinder yang tinggi dengan kulit yang tebal, berkerut dan padat. Warna dari kulit tersebut adalah coklat keabu-abuan dengan bercak-bercak putih. Kulit tersebut memiliki lubang-lubang sangat kecil yang merupakan hasil dari menusukkan jarum. Jarum tersebut ditusukkan pada kulit keju agar udara di bagian dalam keju dapat keluar. Untuk keju yang satu ini memang jarang sekali ditemukan, karena memang pendeskripsian keju seperti itu jarang sekali digunakan untuk bahan masak memasak. Keju tersebut lebih dikenal sebagai keju putih, karena memang warnanya yang putih.
Selanjutnya yaitu keju Edam (bahasa Belanda Edammer) adalah keju yang berasal dari Belanda yang secara tradisional berbentuk bulat dan berwarna kuning terang dan dibungkus dengan parafin dan malam (zat) berwarna merah. Keju ini dinamai demikian karena pertama kali dibuat di Edam, Holland Utara Edam yang berumur setidaknya 17 minggu dibungkus oleh malam berwarna hitam, bukan merah atau kuning.
Keju Edam memiliki rasa yang sangat lembut, sedikit asin atau terasa seperti kacang, keju ini juga tidak berbau bila dibandingkan keju lainnya. Keju ini juga memiliki kandungan lemak jauh lebih rendah dibandingkan keju tradisional. Keju Edam yang modern jauh lebih lembut dibandingkan keju yang lain, seperti Keju Cheddar, karena kandungan lemaknya yang lebih rendah. Memang Negara penghasil keju terbanyak yaitu di Holland, maka tak salah jika keju yang satu ini salah satu hasil produksi Negara Holland, sebagai penyandang Negara keju terbesar se dunia.
Ke lima yaitu keju Manchego adalah keju bertekstur keras dari daerah La Mancha di Spanyol yang dibuat dengan menggunakan susu domba yang dipasteurisasi. Keju ini merupakan keju Spanyol yang paling populer dan diekspor ke banyak negara di dunia. Keju ini memiliki tekstur yang padat dan kering dengan kulit seperti lilin. Bagian dalam dari keju ini memiliki lubang-lubang kecil.
terakhir yaitu 
keju Gorgonzola adalah keju biru bertekstur lunak dari susu sapi yang di pasteurisasi yang berasal dari Italia. Jamur penisilin yang berwarna biru kehijau-hijauan ditambahkan pada keju ini sehingga rasanya menjadi tajam dan pedas. Keju Gorgonzola dibuat di sebuah desa di utara Italia yang bernama sama dengan keju ini. Keju ini biasanya dibungkus dengan kertas timah untuk menjaga kelembabannya. Warna Gorgonzola bervariasi dari putih hingga kuning jerami dengan urat-urat yang berwarna hijau atau biru kehijau-hijauan. Rasa dari keju ini bergantung pada lama pematangannya, semakin lama waktu pematangannya maka semakin tajam rasa keju tersebut.

Nah dari berbagai macam keju yang sangat mendunia tersebut tentulah kita sebagai penikmat keju ingin sekali mencicipi satu persatu. Hehehe, Selain rasanya yang enak dan gurih, keju juga menyimpan banyak  kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Jika ingin lebih mengetahui bisa cari dim bah google. Hehehe 
(AFL)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar